Selasa, 13 Januari 2015

BAB III



BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian adalah suatu yang sangat penting dalam penelitian yang memungkinkan pemaksimalan kontrol beberapa faktor yang bisa mempengaruhi akurasi suatu hasil (Nursalam, 2008).
Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif survei, yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif yang dilakukan terhadap sekumpulan objek dalam jangka waktu tertentu. (Notoatmodjo, 2005).
Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui status kesehatan siswa. Dengan mendeskripsikan atau menguraikan keadaan yang ada dari subjek yang menjadi responden.
3.2  Populasi Atau Sampel Penelitian
Populasi merupakan seluruh objek atau objek dengan karakteristik tertentu yang diteliti. Bukan hanya objek atau subjek yang dipelajari saja tetapi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki subjek atau objek tersebut (Hidayat, 2007).
Populasi atau sampel dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian atau responden adalah siswa kelas 3 SDN 2 Mojolangu sejumlah 30 siswa.
3.3 Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah, sifat, sesuatu yang digunakan sebagai ciri atau ukuran yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan penelitian tentang suatu konsep pengertian tertentu (Notoadmodjo, 2010). Variabel dalam penelitian ini adalah gambaran kondisi status kesehatan individu dan lingkungan.
3.4 Definisi Operasional
Menurut Arikunto (2006) definisi operasional adalah variabel-variabel yang diamati atau diteliti untuk membatasi ruang lingkup dan mengarahkan pada pengukuran variabel.
3.4.1   Sehat
            Sehat adalah keadaan siswa yang terbebas dari gangguan sistem tubuh dan dapat menjalankan kegiatan sehari-hari .
3.4.2   Lingkungan Sekolah
            Lingkungan Sekolah adalah siswa, guru, petugas kantin, dan petugas kebersihan sekolah yang bersentuhan langsung dengan lingkungan sekolah.
3.5   Tempat dan Waktu
Waktu                : Januari – Maret 2014
Tempat               : SDN 2 Mojolangu Malang


3.6   Kerangka Kerja
            Penelitian ini direncanakan melalui tahapan-tahapan kegiatan seperti berikut ini:












Populasi atau sampel merupakan siswa kelas 3
 





Pengambilan data dengan lembar observer dan kuesioner
 









 








Pengumpulan hasil laporan penelitian
 
Pengolahan data
 
           
Pembahasan
 
 



Gambar 3.1 Kerangka kerja
3.7   Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data merupakan kegiatan penelitian untuk mengumpulkan data. Sebelum melakukan pengumpulan data, perlu dilihat alat ukur pengumpulan data agar dapat memperkuat hasil penelitian. Alat ukur pengumpulan data tersebut antara lain dapat berupa kuesioner, observasi, atau gabungan dari keduanya (Hidayat, 2007).
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pertanyaan dan observasi yang meliputi observasi individu dan observasi lingkungan sekolah. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain:
1)        Peneliti melakukan studi pendahuluan yang disetujui oleh institusi Poltekkes Kemenkes Malang, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Mojolangu Malang, dan SDN 2 Mojolangu Malang,
2)        Mempersiapkan kebutuhan alat dan bahan untuk penelitian,
3)        Peneliti melanjutkan untuk mengadakan pendekatan kepada responden,
4)        Peneliti menjelaskan tentang maksud dan tujuan kepada responden.
5)        Peneliti melakukan “informed consent” terlebih dahulu terhadap responden (lampiran 1),
6)        Responden mengisi identitas dan menjawab pertanyaan pada lembar kuesioner yang tersedia,
7)        Peneliti melakukan pemeriksaan fisik pada siswa menggunakan lembar observasi,
8)        Peneliti melakukan observasi lingkungan sekolah berupa kebersihan kelas, kamar mandi, dan kantin,
9)        Peneliti melakukan editing dan analisis data.
3.8    Instrument Penelitian
Intrumen penelitian adalah alat – alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data, instrumen ini dapat berupa angket atau kuisioner, formulir observasi, ataupun formulir-formulir lainya yang berkaitan dengan pencatatan data (Notoatmodjo, 2002)
Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuisioner (lampiran 2) dan lembar observasi (lampiran 3).
3.9   Pengolahan Data dan Analisa Data
Setelah semua data terkumpul, maka dilakukan proses pengolahan data. Data tentang status kesehatan siswa dan ligkungan akan dilakukan klasifikasi dengan penjelasan sebagai berikut:
Pengolahan data yang digunakan pada lembar kuesioner adalah dengan cara memberikan skor, yaitu:
Pernyatan positif
Pernyatan negatif
Selalu                 = 5
Selalu                 = 1
Sering                = 4
Sering                = 2
Kadang-kadang = 3
Kadang-kadang = 3
Jarang                = 2
Jarang                = 4
Tidak Pernah    = 1
Tidak Pernah     = 5

Hasil jawaban responden yang telah diberi pembobotan dijumlahkan dan dibandingkan dengan skor tertinggi lalu dikalikan 100 persen. Skor tertinggi adalah 100 yang berarti mempunyai prosentase 100 persen.
Adapun rumus yang digunakan:
Keterangan:
N         : nilai
Sp        : skor yang didapat
Sm       : skor maksimal (Arikunto, 1998)
Hasil prosentase dari pemberian skor dan penilaian untuk variabel diinterpretasikan dengan menggunakan kriteria kualitatif (Arikunto, 2006), yaitu:
76-100%  : Tingkat pemanfaatan lingkungan responden baik,
51-75%   : Tingkat pemanfaatan lingkungan responden cukup,
26-50%   : Tingkat pemanfaatan lingkungan responden kurang baik,
<25%      : Tingkat pemanfaatan lingkungan responden tidak baik.
            Sedangkan Lembar observasi akan sajikan dan diklasifikasikan berdasarkan masalah kesehatan responden.
Selanjutnya seluruh data yang diperoleh dilakukan analisis berupa penarikan kesimpulan dari hasil data penelitian.
3.10   Penyajian Data
            Hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel dan naratif untuk menggambarkan hasil penelitian dari tiap responden.
3.11  Etika Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah manusia sehingga diperlukan upaya perlindungan hak asasi sebagai responden. Maka penelitian harus memahami prinsip-prinsip etika penelitian, secara umum prinsip etika dalam penelitian atau pengumpulan data dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu prinsip manfaat, prinsip menghargai hak-hak subjek, dan prinsip keadilan (Nursalam, 2008).


3.11.1    Prinsip Manfaat
1)      Bebas dari penderitaan
Peneliti harus dilaksanakan tanpa mengakibatkan penderitaan kepada subjek.
2)      Bebas dari ekploitasi
Partisipasi subjek dalam penelitian harus dihindarkan dari keadaan yang     tidak menguntungkan. Subjek harus dinyatakan bahwa partisipasinya dalam penelitian atau informasi yang telah diberikan, tidak akan dipergunakan dalam hal-hal yang dapat merugikan.
3)      Resiko (benefit ratio)
Peneliti harus hati-hati mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang akan berakibat kepada subjek di setiap tindakan.
3.11.2    Prinsip menghargai hak asasi manusia (respect human dignity)
1)   Informed Consent
Merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dan responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan. Inform consent tersebut diberikan sebelum penelitian dilakukan, dengan memberikan lembar persetujuan untuk menjadi responden. Jika bersedia, maka mereka harus menandatangani lembar persetujuan. Jika responden tidak bersedia, maka peneliti harus menghormati hak responden. Beberapa informasi yang harus ada dalam inform consent tersebut antara lain ; partisipasi pasien, tujuan dilakukanya tindakan, jenis data yang dibutuhkan, komitmen, prosedur pelaksanaan, potensial masalah yang akan terjadi, manfaat, kerahasiaan informasi yang mudah dihubungi. (Hidayat, 2007).


3.11.3    Prinsip keadilan (right to justice)
1)   Subjek Diperlakukan Secara Adil
Baik sebelum, selama dan sesudah keikutsertaannya dalam peneltian tanpa adanya diskriminasi apabila ternyata mereka tidak bersedia atau dikeluarkan dari penelitian.
2)   Anonym (tanpa nama)
Masalah etika keperawatan merupakan masalah yang memberikan jaminan dalam penggunaan subjek penelitian dengan cara tidak memberikan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil penelitian yang akan disajikan. (Hidayat, 2007)
3)   Kerahasiaan
Masalah ini merupakan masalah etika dengan memberikan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun masalah-masalah lainya. Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaanya oleh peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada hasil riset. (Hidayat, 2007)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar